Ramadan merupakan bulan penuh berkah, tak hanya untuk Muslim yang
menjalankan ibadah Ramadan, tapi juga untuk stasiun televisi di Timur
Tengah. Sebab, televisi menjadi sarana hiburan bagi keluarga di Arab
Saudi saat berkumpul di bulan Ramadan.
Potensi ini ternyata
juga disadari oleh YouTube. Layanan video sharing milik raksasa
teknologi asal Amerika Serikat Google ini mengatakan akan meluncurkan
saluran khusus yang akan menyiarkan siaran Ramadan.
Mengutip laman Al-Arabiya,
untuk pertama kalinya penonton dari seluruh dunia bisa menyaksikan
lebih dari 50 program Ramadan tiap hari. Youtube pun membuat kanal
khusus di situsnya, yang beralamat di youtube.com/ramadan.
Saat VIVAnews mencoba akses, maka muncul situs YouTube dengan sebagian besar konten dalam bahasa Arab.
"Proyek
inovatif ini merupakan pertama kalinya dan menjadi momentum bagi
Youtube untuk konten premium bagi penggunanya," kata Ari Kesisoglu,
Direktur Pelaksana Google untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara,
seperti dikutip dari AMEinfo.com.
Secara umum, pengguna
internet di Timur Tengah dan Afrika UTara menonton 167 juta video
YouTube per hari. Ini menjadi kawasan tertinggi kedua di dunia yang
mengakses YouTube.
Sedangkan koran berbasis di Abu Dhabi, The National,
menyebut sejumlah eksekutif bidang periklanan di kawasan ini juga
memprediksi akan menambah pengeluaran untuk iklan TV tahun ini. "Ini
terlihat cukup sehat dan kuat," kata Elie Khouri, Kepala Eksekutif
Omnicom Media Group di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Khouri juga mengatakan bahwa iklan TV di kawasan Teluk dan Mesir naik sekitar 15 persen pada paruh pertama tahun ini.
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar