Puasa terasa lemas, dan takut tidak enak badan?? jangan salah sobat, puasa tidak hanya unggul dalam ibadah tapi juga bisa membuat kita sehat. Berita menariknya, saat kita berpuasa sebenarnya kita tidak hanya membersihkan iman kita, tapi juga membersihkan tubuh kita dari racun-racun di dalam tubuh.
Saat menjalankan puasa, tubuh manusia dengan kecanggihannya dapat
beradaptasi.
Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin
menjelaskan, adaptasi tubuh saat puasa secara umum ada dua yakni
adaptasi hormonal dan adaptasi metabolik. Ketika kita puasa adaptasi
hormonal yang terjadi antara lain; Menurunnya sekresi insulin,
peningkatan sekresi glucagon, Menurunnya sekresi leptin,Meningkatnya
kerja lipase lipoprotein .
Adaptasi metabolik yang terjadi adalah peningkatan glikogenolisis,
peningkatan glukoneogenesis. Peningkatan katabolisme protein,
peningkatan produksi benda keton, peningkatan pembongkaran lemak di
jaringan adipose, juga enurunan panas tubuh.
Lebih lengkap, seperti dituliskan Pramono di grup facebook Gerakan
Sadar Gizi, saat puasa yang terjadi pada tubuh manusia adalah sebagai
berikut :
* Tidak ada pelepasan sitokin. Terjadi pemecahan
protein otot, tetapi tidak banyak, karena hati tidak perlu mensintesa
Protein Fase Akut & Cytokine tidak ada sehingga Proteolisis tidak
terlalu banyak.
* Penurunan hormon insulin. Karena jadwal makan yang ketat dan tubuh tidak kemasukan makanan hampir 14 jam maka produksi insulin juga akan menurun.
* Penurunan hormon tiroid. Menurunkan Basal metabolism rate sehingga tubuh lebih efesien dalam penggunaan energo.
* Penurunan konsumsi oksigen karena respirasi Quotion menurun karena menurunnya oksidasi
* Bahkan hebatnya lagi ketika puasa benda keton diijinkan untuk digunakan sebagai energi otak. Biasanya otak sangat manja hanya mau menggunakan energy dari glukosa.
* Hormon-hormon stress yakni kortisol dan katekolamin ketika puasa produksinya normal.Keadaan tersebut sangat menguntungkan sel-sel tubuh agar dapat meregenerasi dengan baik.
* Pada saat puasa karena kecanggihan proses adaptasi tubuh menyebabkan tidak terjadi hipermetabolisme.
* Terjadi proses pembongkaran lemak sehingga sangat
baik untuk menyusun kembali komposisi tubuh yang sehat dengan komposisi
lemak lebih sedikit dibanding dengan protein.
Sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar