Marhaban Ya Ramadhan..
Ramadhan 1433 H sudah tiba, Ramadhan kali ini kembali terjadi perbedaan jadwal awal puasa antara Muhammadiyah dan Pemerintah.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof DR KH Din Syamsuddin mengatakan, telah menetapkan awal puasa jatuh pada 20 Juli 2012 dan shalat tarawih mulai 19 Juli 2012. yang artinya hari ini mereka sudah mulai berpuasa
Sedangkan Pemerintah berdasarkan sidang isbat yang diselengggarakan semalam memutuskan 1 ramadhan akan jatuh pada tangggal 21 juli 2012. Tentu saja perbedaan ini membuat bingung masyarakat indonesia
Perbedaan hari awal puasa ini terjadi dikarenakan perbedaan metode yang digunakan untuk menentukan tanggal 1 Ramadhan.
Muhammadiyah menentukan tanggal 1 ramadhan dengan menggunakan metode hisab. metode ini dinamakan metode Hisab atau metode perhitungan yang mengambil dasar dari Al-Qur’an dan Hadis shahih serta mememecahkan atau mengimplementasikan Ayat Qur’an dan hadis Nabi dengan ijma Ulama atau perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.
Dalam menentukan 1 ramadhan dan 1 Syawal, dalam lingkungan organisasi muhammadiyah dilakukan metode hisab atau perhitungan dengan berpedoman pada tiga kriteria. kriteria tersebut adalah:
Telah terjadi Konjungsi atau Ijtimak;
Konjungsi itu terjadi sebelum matahari terbenam;
Pada saat terbenamnya matahari, piringan atas bulan berada diatas upuk (bulan baru telah ada/wujud).
Ketiga kriteria diatas mesti atau wajib terpenuhi semua, kalau salah satu point diatas tidak terpenuhi, maka bulan baru belum dimulai.
Sedangkan Pemerintah menentukan tanggal 1 Ramadhan berdasarkan sidang isbat. Sidang Isbat yaitu musyawarah para ahli hisab (metode perhitungan astronomis) dan rukyat (metode pengamatan terhadap bulan) dari berbagai ormas Islam yang selanjutnya ditetapkan melalui keputusan Menag.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar